OTK SARPRAS PERABOT KANTOR ( OFFICE FURNITURE )

A.PENGERTIAN PERABOT KANTOR
      Perabot kantor (office furniture) merupakan sarana prasarana yang yang menunjang kegiatan administrasi dalam suatu kantor seperti meja, kursi, lemari dan sebagainya. Perabot kantor merupakan sarana kantor yang tidak habis pakai dan dapat digunakan berulang-ulang dalam jangka waktu panjang. Biasanya terbuat dari bahan kayu, besi ataupun bahan lainnya yang tahan lama.

B.MACAM-MACAM PERABOT KANTOR

1.MEJA KANTOR
   Syarat-syarat meja tulis/meja kerja yang baik  yaitu dari permukaan meja sampai lantai tidak seluruhnya tertutup agar peredaran udara dapat berlangsung secara lancar dan bagian kaki pegawai yang memakainya tidak terasa panas. Permukaan meja tidak mengkilat sehingga tidak menyilaukan mata pegawainya. Luas meja tidak terlalu luas. Luas sempitnya permukaan meja hendaknya disesuaikan dengan kedudukan dan jabatan orang yang mempergunakannya. Tapi yang penting harus diperhatikan ialah bahwa permukaan meja tidak boleh terlalu besar agar segala sudutnya dapat dijangkau dengan tangan oleh orang yang mempergunakannya.
Contoh beberapa jenis meja :
     a)Meja Staf
        Meja yang biasa digunakan oleh staf, terutama bagian administrasi atau tata usaha.

b)Meja Resepsionis (penerima tamu)
    Meja yang digunakan untuk menerima tamu ataupun untuk dijadikan tempat memberi dan mengetahui informasi yang berhubungan dengan perusahaan.

C.Meja Rapat
   Meja ini digunakan pada saat pertemuan rapat



d)Meja Direksi
    Meja yang dipakai pimpinan perusahaan dengan bentuk dan desain yang dapat mewakili gambaran seseorang yang mempunyai jabatan penting dalam perusahaan tersebut.


e)Meja Samping
   Meja yang biasanya digunakan oleh seorang sekretaris pimpinan, biasa disebut meja return.


2.KURSI
   Syarat kursi yang baik (Prof. Ralph Barnes) yaitu dapat diatur tinggi rendahnya, kokoh, bentuk sesuai bentuk badan orang yang diduduki menyerupai sadel, tepi depannya bulat, mempunyai  penyangga  belakang  untuk  menunjang  tulang  punggung karyawan.
Contoh beberapa jenis kursi:
a)Kursi Pimpinan
   Kursi ini digunakan para pimpinan Karena memiliki roda dibawahnya sehingga mempermudah gerak kursi tersebut.

b)Kursi karyawan
    Kursi ini dipakai untuk para karyawan.



3.       3.LEMARI
Macam lemari yang sering digunakan di dalam kantor :
a)Lemari–lemari warkat
   dengan ukuran besarnya (volume) antara 0,5 m³ sampai 1 m³ adalah termasuk lemari golongan B. lebih besar dari itutermasuk golongan A. dan lebih kecil dari golongan B termasuk golongan C. lemari ini biasanya dipergunakan untuk menyimpan warkat (papers) yang belum diolah atau belum di file.


b)Lemari rak
    yakni untuk menyimpan map dan bundel laporan ataupun dokumen lainnya yang sudah disusun ke dalam map besar (ordner). Juga untuk lemari rak ini ukuran dan golongannya sama dengan lemari warkat.


c).Lemari Brankas (cash-box)
    untuk menyimpan uang , check dan surat berharga lainnya.



4.FILING CABINET
   Filing Cabinet biasanya mempunyai 4 kotak kecil dari bawah keatas, gunanya untuk menyimpan map-map file atau kartu-kartu yang berukuran kurang lebih 25 x 35 cm.



5.LACI-LACI KARTU
   Bentuknya adalah semacam lemari rak dengan laci-laci yang lebih kecil daripada laci-laci filing cabinet.



5.Rotary Filling System (Alat Penyimpanan Berputar)
   Rotary adalah semacam filing cabinet tetapi penyimpanan arsip dilakukan secara berputar. Alat ini dapat digerakkan secara berputar, sehingga dalam penempatan dan penemuan kembali arsip tidak banyak memakan tenaga. Alat ini terbuat dari bahan yang kuat seperti logam atau besi. Arsip disimpan pada alat ini secara lateral.






6. Alat sortir Alat sortir adalah alat yang digunakan untuk memisahkan surat/warkat yang diterima, diproses, dikirimkan, dan disimpan ke dalam folder masing-masing. Alat sortir mempunyai beragam bentuk dan bahan, ada yang berbentuk rak, kotak, bertingkat, dan sebagainya. Alat sortir ini dapat dibuat dari berbagai bahan, misalnya logam, kayu, plastik, atau karton (kertas tebal)









  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

3.8 MENGANALISIS MEDIA KOMUNIKASI HUMAS

3.9 Menerapkan tata ruang kantor (office layout) ( OTKS)

3.8 Menerapkan Penataan Interior Kantor (office arrangement) ( OTKS)